{"id":98,"date":"2025-12-30T06:01:47","date_gmt":"2025-12-30T06:01:47","guid":{"rendered":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/?p=98"},"modified":"2026-01-08T17:38:51","modified_gmt":"2026-01-08T17:38:51","slug":"profil-yayasan-kasuari-tanah-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/2025\/12\/30\/profil-yayasan-kasuari-tanah-papua\/","title":{"rendered":"Profil Yayasan Kasuari Tanah Papua"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image aligncenter size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"462\" height=\"540\" src=\"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Yayasan-KTP-1-4.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-99\" srcset=\"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Yayasan-KTP-1-4.png 462w, https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/wp-content\/uploads\/2025\/12\/Yayasan-KTP-1-4-257x300.png 257w\" sizes=\"(max-width: 462px) 100vw, 462px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Oleh : Yayasan Kasuari Tanah Papua<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yayasan Kasuari Tanah Papua adalah lembaga lokal yang berbasis di Sorong, Provinsi Papua Barat<br>Daya yang didirikan sejak tahun 2018. Yayasan Kasuari Tanah Papua atau disingkat Yayasan Kasuari berfokus<br>pada peningkatan kemampuan sumber daya manusia khususnya masyarakat adat dan lokal Papua dalam<br>pengembangan mata pencaharian berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan. Kasuari mempunyai visi untuk<br>mewujudkan kehidupan masyarakat Tanah Papua yang mandiri melalui pengembangan sumber daya manusia<br>yang berwawasan lingkungan. Kasuari mendukung masyarakat Tanah Papua dalam pemanfaatan sumber daya<br>alam secara berkelanjutan, peningkatan kapasitas dan pengembangan mata pencaharian berkelanjutan,<br>penelitian keanekaragaman hayati dan konservasi partisipatif. Dalam mencapai visinya, Kasuari berupaya<br>membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah nasional dan daerah,<br>masyarakat adat dan lokal, lembaga adat, organisasi masyarakat sipil lokal, lembaga non-pemerintah, lembaga<br>swadaya masyarakat, perusahaan swasta, dan universitas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Yayasan Kasuari memiliki 10 staf penuh waktu dan paruh waktu yang menjalankan proyek<br>pengembangan masyarakat di Papua Barat Daya. Sampai saat ini, Kasuari telah berkolaborasi dan bekerjasama<br>dengan Fauna &amp; Flora, PERTAMINA, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat,<br>Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong dan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya. Dalam<br>implementasi program, Kasuari telah berkolaborasi dengan berbagai pihak tersebut dengan menunjukkan<br>kompetensi dalam bidang manajemen dan administrasi. Yayasan Kasuari secara teknis memiliki pengalaman dan<br>kompetensi dalam bidang pengembangan usaha skala kecil berbasis masyarakat dan membantu pengembangan<br>kelembagaan kelompok masyarakat. Yayasan Kasuari secara khusus berfokus pada pengembangan produk lokal,<br>hasil hutan bukan kayu (HHBK), dan pertanian skala komunitas yang mendukung ketahanan pangan dan ekonomi<br>masyarakat adat dan lokal. Yayasan Kasuari juga terlibat dalam kegiatan riset keanekaragaman hayati terutama<br>konservasi pohon langka bersama dengan BBKSDA Papua Barat dan Fauna &amp; Flora sejak tahun 2021 serta<br>penelitian terkait HHBK bersama dengan Universitas Pendidikan Muhammadiyah (UNIMUDA) Sorong. Selain itu,<br>Yayasan Kasuari juga bekerjasama dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan seperti<br>Pertamina dan SKK Migas sejak tahun 2020 hingga sekarang. Secara detail pengalaman kerjasama kami uraikan<br>pada daftar dibawah berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Fauna &amp; Flora IP Tanah Papua<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Scooping perburuan dan perdagangan anggrek &amp; kantong semar di Raja Ampat. (2021)<\/li>\n\n\n\n<li>Pelatihan penanaman tanaman pangan dan buah di Kampung Warimak, Kabupaten Raja Ampat. (2021)<\/li>\n\n\n\n<li>Riset Pengendalian Tumbuhan Invasif Asing Tali Susu (Decalobanthus peltatus) di Kabupaten Raja Ampat. (2021-2022)<\/li>\n\n\n\n<li>Survei Botani dan Jenis LTE (Langka, Terancam, Endemik) di Cagar Alam Pulau Salawati Raja Ampat. (2023)<\/li>\n\n\n\n<li>Pelatihan Identifikasi, Pembibitan Pohon Langka, dan Pengendalian Tali Susu di Raja Ampat. (2023)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>SKK Migas Wilayah Papua \u2013 Maluku bersama Pertamina EP Papua Field, Genting Oil Kasuri Pte. Ltd., BP<br>Indonesia, MontD\u2019Or Salawati Ltd., Petrogas (Basin) Ltd. dan Petrogas (Island) Ltd.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pengembangan Pembibitan dan Agroforestry untuk mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. (2020-2021)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Pertamina EP Papua Field<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Program Bidang Ekonomi: Program Budidaya Pengolahan Pisang di Klamono Oil, Distrik Klasafet. (2022<br>2024)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Mapala Gempa Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pemanfaatan Tumbuhan Obat di Kampung Wonosari Kabupaten Sorong Berbasis Kearifan Lokal. (2022)<\/li>\n\n\n\n<li>Pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Kampung Persiapan Malagufuk Berbasis Perlindungan. (2021)<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Oleh : Yayasan Kasuari Tanah Papua Yayasan Kasuari Tanah Papua adalah lembaga lokal yang berbasis di Sorong, Provinsi Papua BaratDaya yang didirikan sejak tahun 2018. Yayasan Kasuari Tanah Papua atau disingkat Yayasan Kasuari berfokuspada peningkatan kemampuan sumber daya manusia khususnya masyarakat adat dan lokal Papua dalampengembangan mata pencaharian berkelanjutan sekaligus menjaga lingkungan. Kasuari mempunyai visi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1241,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[23,24],"tags":[],"class_list":["post-98","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-news","category-useful"],"blocksy_meta":[],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=98"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1339,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/98\/revisions\/1339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1241"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=98"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=98"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kasuaritanahpapua.or.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=98"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}